Langsung ke konten utama

Faktor Resiko Penyebab Keputihan Tidak Normal

Keputihan Tidak Normal

Leukorrhea atau juga yang sudah kita kenal dengan nama keputihan yaitu cairan yang diproduksi oleh vagina secara berkala. Jangan terlalu khawatir jika anda mengalami keputihan, karena sebernarnya keputihan sendiri adalah hal yang normal.

Keputihan terdiri dari sel dan cairan yang dikeluarkan oleh vagina secara terus menerus. Siklus keputihan tersebut menjadi penanda tubuh dapat bekerja dengan semestinya untuk menggantikan sel-sel lama dengan yang baru.

Fungsi dari keputihan ini diantaranya untuk melumasi, melembapkan dan menjadi vagina agar tetap sehat. Fungsi lain dari keputihan yaitu sebagai cairan yang melindungi vagina dari infeksi virus dan iritasi.

Yang jadi permasalahannya sebenarnya keputihan yang tidak normal (abnormal) karena biasanya menjadi pertanda dari masalah kesehatan vagina. Keputihan yang tidak normal dapat ditandai dengan ciri-ciri seperti warna, aroma juga tekstur lendir yang tidak seperti biasanya disertai rasa gatal, sakit dan panas.

Apa penyebab keputihan pada wanita ?

Keputihan yang normal menjadi proses alami dari vagina yang keluar dengan sendirinya untuk membersihkan dirinya. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh perubahan hormon pada tubuh. Atau bisa saja disebabkan karena adanya rangsangan seksual, sedang menyusui atau stres.

Keputihan yang tidak normal (abnormal) dan berbau busuk dapat diindikasikan karena adanya masalah kesehatan pada vagina. Masalah yang sering terjadi akibat infeksi virus pada vagina yaitu Bacterial Vaginosis, infeksi jamur, sampai penyakit menular seksual seperti GonoreKlamidia, dan Trikomoniasis.

Apa saja tanda dan gejalanya ?

Kita akan jelaskan bagaimana tanda dari keputihan yang normal dan tidak normal. Untuk gejala pada keputihan yang normal yaitu :

  1. Cairan tidak berbau amis atau berbau busuk.
  2. Berwarna seperti putih susu atau bening.
  3. Teksturnya bisa lengket dan licin atau bisa saja kental atau encer.
  4. keluarnya cukup banyak dengan tekstur licin dan basah.
  5. Keluar diantara saat siklus haid atau selama ovulasi.

Namun untuk gejala pada keputihan yang tidak normal yaitu :

  1. Lebih banyak variasi warna seperti kekuningan, kehijauan, putih, abu-abu sampai kemerahan (karena bercampur dengan darah).
  2. Cairan mengeluarkan bau yang tidak sedap, bau amis, atau bau busuk.
  3. keluarnya lebih banyak dari biasanya yang disertai rasa nyeri.
  4. Vagina gatal atau terasa seperti terbakar.
  5. Sakit pada panggul.
  6. Pendarahan pada siklus haid, setelah atau sedang melakukan hubungan seksual.
  7. Sakit ketika buang air kecil.

Beberapa hal yang menjadi faktor resiko keputihan

Banyak faktor yang sedang dialami oleh wanita sehingga ia beresiko terkena keputihan yang tidak normal ini, seperti:

  1. Punya beberapa pasangan seksual.
  2. Tidak menggunakan kondom saat berhubungannya.
  3. Orang yang mempunyai riwayat penyakit diabetes.
  4. Lemahnya sistem imunitas tubuh.
  5. Menggunakan kontrasepsi hormonal.
  6. Stres.
  7. Mengkonsumsi antibiotik.
  8. Tidak mennjadi kebersihan vagina.

Cara pengobatan leukorrhea atau keputihan

Pengobatan keputihan atau leukorrhea ini bervariasi tergantung apa yang menjadi penyebabnya karena untuk menyesuaikan pengobatannya. Tetapi untuk pengobatan yang umum dilakukan ialah:

  • Obat anti jamur. Penggunakan obat anti jamur ini terantung dengan tingkat keparahan dan frekuensi infeksi dari keputihan ini. Biasanya untuk gejala ringan hingga sedang dokter memberikan obat dalam bentuk krim, salep, tablet, dan supositoria.
  • Antibiotik. bisanya dalam bentuk obat yang dapat diminum dan obat krim.

Jika gejalanya hilang atau sudah kembali normal disarankan agar tetap menghabiskan obat yang sudah diberikan oleh dokter. Karena untuk menghentikan resiko keputihan yang tidak normal akna kambuh lagi.

Dokter kelamin di cikarang biasanya juga dapat memberikan obat antibiotik dalam jangka waktu yang cukup lama untuk kasus yang parah dan berulang. Selain itu berusaha untuk meningkatkan bakteri baik pada vagina juga menjadi salah satu opsi untuk pengobatannya. Salah satu caranya yaitu dengan memakan makanan seperti yoghurt.

Bagaimana cara pencegahannya ?

Kondisi keputihan yang tidak normal ini tidak dapat dicegah karena menjadi proses alami dari tubuh. Namun upaya yang dapat dilakukan yaitu:

  1. Selalu menjaga kebersihan vagina dengan membasuh dengan air hangat dan dikeringkan dengan handuk yang lembut.
  2. Tidak disarankan menggunakan douching (pembersih vagina dengan bahan kimia tertentu) karena dapat menghilangkan bakteri baik sebagai pencegah teerinfeksi virus.
  3. membersihkan vagina dari arah depan (vagina) ke belakang (anus) yang dimaksudkan agar virus dari anus tidak berpindah ke vagina.
  4. Pakai celana dalam yang lembut seperti berbahan dasar katun untuk menyerap keringan.
  5. Gunakan pengaman (kondom) pada saat hubungan seksual.
  6. Jika dirasa memburuk segera lakukan tes penyakit menular seksual.
  7. Menggunakan sabun yang tidak mengganggu keseimbangan pH dan bakteri pada vagina.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Nyeri pada Testis - Klinik Raphael

Testis adalah organ reproduksi pria yang berfungsi untuk memproduksi sperma dan hormon seksual. Nyeri pada testis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari cedera hingga kondisi medis tertentu.  Ketika testis mengalami nyeri, hal tersebut dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan juga dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Karenanya pria harus tau apa yang berpotensi menjadi penyebab nyeri pada testis dan tips mengatasinya. Penyebab Testis Nyeri Cedera pada area genital dapat menyebabkan testis nyeri. Cedera bisa disebabkan oleh aktivitas olahraga yang berlebihan, kecelakaan, atau trauma fisik. Infeksi saluran kemih , prostat, epididimis, atau testis itu sendiri dapat menyebabkan nyeri pada testis. Infeksi ini bisa disertai dengan gejala lain, seperti demam dan peradangan. Varikokel adalah pembengkakan vena yang terletak di sekitar testis. Pembengkakan ini bisa menyebabkan nyeri pada testis. Torsi testis yang terjadi ketika testis mengalami putaran yang tiba-ti...

Solusi Penanganan untuk Mengobati Infeksi Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang mudah ditularkan oleh pasangan dan disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Penyakit ini dapat menyebabkan pertumbuhan kutil pada alat kelamin, anus, dan sekitar daerah dubur. Kutil kelamin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, dan bahkan dapat menyebabkan perdarahan pada saat melakukan hubungan intim. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi penyakit ini secepat mungkin. Berikut adalah beberapa cara mengatasi penyakit kutil kelamin: Konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin Ketika mengalami gejala kutil kelamin , sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit dan kelamin. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan diagnosa dan memberikan penanganan kutil kelamin yang tepat. Penanganan dengan resep penawar Obat seperti krim atau solusi asam salisilat, podofilokos, atau imiquimod dapat digunakan untuk menghilangkan kutil kelamin. Namun, penggunaan resep penawar ini harus dil...

Mr P Kemerahan Pertanda Apa? Baca Lengkapnya Disini

Penis kemerahan dapat menjadi masalah yang sangat mengganggu bagi pria. Tidak hanya karena menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan kesehatan seksual.  Ada beberapa penyebab yang dapat menyebabkan penis kemerahan, dan cara mengatasinya tergantung pada penyebabnya. Dalam artikel ini, akan dijelaskan secara mendetail tentang penyebab Mr P kemerahan dan cara mengatasinya. Penyebab Penis Kemerahan Infeksi jamur pada Mr P dapat menyebabkan kemerahan, gatal, dan iritasi. Infeksi jamur biasanya terjadi pada kulit yang lembap dan hangat, seperti pada lipatan kulit Mr P. Balanitis adalah peradangan pada kepala penis dan kulit yang menutupi kepalanya. Ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur. Dermatitis kontak terjadi ketika kulit Mr P terkena bahan kimia yang menyebabkan iritasi atau alergi, seperti sabun atau krim. Psoriasis adalah kondisi autoimun yang menyebabkan kulit mengalami peradangan dan pengelupasan. Jika terjadi di...