Langsung ke konten utama

Waspada Peradangan Kepala Penis yang Mudah Menyerang Anak-Anak

balanitis
sumber: nyunyu.com

Balanitis yaitu radang atau pembengkakan pada ujung kepala penis (glans penis) yang membuat kepala penis memerah karena adanya infeksi bakteri, jamur atau alergi. Penyakit ini dapat menginfeksi pria, umumnya terjadi pada anak dengan usia dibawah 4 tahun atau pria dewasa yang belum disunat. Balanitis tidak termasuk penyakit yang serius atau penyakit menular seksual, dengan penanganan yang tepat dalam beberapa hari peradangan ini dapat sembuh.

Penyebab Balanitis

Penyakit balanitis ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur. Infeksi ini dapat terjadi ketika kondisi kepala penis atau kulit khatan tidak bersih. Kondisi ini dapat menyebabkan iritasi dan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Ketika tidak dikendalikan dapat memicu infeksi atau peradangan kepala penis. Selain disebabkan oleh adanya infeksi bakteri balanitis juga dapat disebabkan, yaitu:

  1. Mengikuti sabun yang mengeringkan kulit penis dengan mudah atau teriritasi.
  2. Alergi karena penggunaan kondom dari bahan lateks.
  3. Efek obat tertentu.
  4. Akibat dari PMS tertentu seperti gonore dan sifilis.
  5. Kelainan kulit seperti eksim dan psoriasis.
  6. Cedera di kulup atau ujung kepala penis.
  7. Obesitas.

Tanda dan gejala Balanitis

Selain gejala utama pembengkakan di ujung penis atau kulit khatan, balanit juga menyebabkan gejala tambahan, yaitu:
  1. Rasa sakit saat buang air kecil atau disuria.
  2. Gatal, rasa sakit juga terasa di penis.
  3. Akumulasi cairan dalam penis.
  4. Penis kemerahan atau pembengkakan.
  5. Cara mendiagnosis penyakit Balanit, umumnya dengan memeriksa penis untuk mengetahui apakah ada peradangan atau tidak. Ketika cairan keluar di penis, dokter kelamin cikarang akan mengambil sampel cairan untuk memeriksa adanya infeksi bakteri atau tidak.

Pencegahan Penyakit Balanitis

Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah balanit ini dengan selalu menjaga kebersihan area penis. Bersihkan zona genital menggunakan air setelah buang air kecil, besar atau setelah hubungan seksual. Untuk pencegahan lain, seperti:
  1. Gunakan bahan kondom yang tidak menyebabkan iritasi kulit penis.
  2. Jika tidak disunat, cara membersihkan penis dengan menarik kulit khatan sampai kepala penis terlihat.
  3. Hindari menggunakan sabun berbasis parfum.

Perawatan Balanitis

Perawatan balanit dapat dilakukan dengan menggunakan perawatan obat tergantung pada penyebabnya. Obat -obatan yang dapat diberikan adalah:
  1. Antibiotik, jika penyebabnya karena infeksi virus atau bakteri.
  2. Antijamur, jika penyebabnya karena jamur seperti jamur kandidiasis.
  3. Kortikosteroid, untuk meringankan peradangan.
  4. Sunat, walaupun bukan pengobatan tetapi sunat menjadi salah satu tindakan medis untuk pencegahan atau mengobati kasus balanitis.
Seperti itulah pejelasan singkat tentang penyakit balanitis. Semoga bermanfaat sobat.

Komentar