Langsung ke konten utama

Pemeriksaan Kolposkopi untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Pemeriksaan kolposkopi

Pemeriksaan kolposkopi yaitu prosedur sederhana yang bertujuan untuk memeriksa serviks atau mulut rahim untuk mendeteksi penyakit menular seksual. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai cara untuk mengetahui serviks Anda sedang terinfeksi penyakit menular seksual atau tidak. Penyakit yang dimaksud diantaranya seperti kutil kelamin, kanker pada vagina dan radang pada serviks.

Kapan harus melakukan pemeriksaan kolposkopi ?

Setelah seorang wanita sudah melakukan tes skrining untuk mendeteksi kanker serviks yang abnormal maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan kolposkopi. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari tes skrining yang sudah dilakukan. Seperti, pap smearHuman Papilloma Virus (HPV), ataupun area abnormal yang terlihat pada serviks dan sekitar vagina.

Ketika sudah melakukan pap smear dan hasilnya menunjukkan adanya pra kanker serviks yang diakibatkan oleh infeksi HPV pada leher rahim. Dengan hasil pemeriksaan pap smear seperti itu maka pemeriksaannya menunjukkan abnormal. Setelahnya dilakukan biopsi berdasarkan ukuran, jenis dan lokasi sel abnormal untuk menentukan seberapa parah dan membantu untuk menentukan pengobatan apa yang tepat.

Bagaimana pemeriksaan kolposkopi itu ?

Pemeriksaan kolposkopi ini memang membuat Anda sedikit tidak nyaman dan aktu yang dibutuhkan dalam melakukan pemeriksaan kolposkopi biasanya sekitar 5 sampai 10 menit. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan kolposkopi berupa spekulum yang berfungsi untuk melihat serviks dengan cara membuka vagina. Pemeriksaan juga dapat melalui pemeriksaan pap smear, juga untuk melihat serviks dengan cara menggunakan colposcope seperti mikroskop. Alat ini dipasangan di atas dudukan yang tidak menyentuh kulit Anda.

Biasanya dokter kelamin yang melakukan pemeriksaan akan memberikan dan mengoleskan larutan asam asetat ke leher rahim atau serviks. Pemeriksaan atau prosedur tersebut dapat membantu untuk melihat area yang diduga abnormal yang membuatnya lebih mudah dilihat dengan colposcope.

Selama proses melakukan prosedur kolposkopi, dokter kelamin biasanya dapat mengeluarkan sebagian kecil jaringan abnormal atau biopsi dari vagina atau serviks. Selanjutnya sampel yang telah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penjelasan dari hasil tes kolposkopi

Sampel yang dibawa ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan lanjut biasanya membutuhkan waktu beberapa hari atau lebih untuk mendapatkan hasilnya. Setelah hasil tes laboratorium sudah keluar maka hasilnya ada dua yaitu :

  • Normal

Hasil normal ini menunjukkan vagina dan serviks terlihat normal yaitu karena larutan cuka atau iodine tidak adanya bagian yang bermasalah pada jaringan.

  • Abnormal

Sebaliknya dari hasil sampel normal, hasil abnormal ini menunjukkan bahwa larutan cuka atau iodine menjelaskan kalau ada bagian jaringan yang sedang tidak normal. Hasil abnormal ini bisa saja menunjukkan bahwa adanya masalah seperti kutil kelamin atau infeksi lainnya yang ada pada vagina atau serviks. Atau bahkan hasil yang abnormal tersebut dapat menandakan adanya masalah kanker yang cenderung dapat mudah berkembang.

               

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Nyeri pada Testis - Klinik Raphael

Testis adalah organ reproduksi pria yang berfungsi untuk memproduksi sperma dan hormon seksual. Nyeri pada testis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari cedera hingga kondisi medis tertentu.  Ketika testis mengalami nyeri, hal tersebut dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan juga dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Karenanya pria harus tau apa yang berpotensi menjadi penyebab nyeri pada testis dan tips mengatasinya. Penyebab Testis Nyeri Cedera pada area genital dapat menyebabkan testis nyeri. Cedera bisa disebabkan oleh aktivitas olahraga yang berlebihan, kecelakaan, atau trauma fisik. Infeksi saluran kemih , prostat, epididimis, atau testis itu sendiri dapat menyebabkan nyeri pada testis. Infeksi ini bisa disertai dengan gejala lain, seperti demam dan peradangan. Varikokel adalah pembengkakan vena yang terletak di sekitar testis. Pembengkakan ini bisa menyebabkan nyeri pada testis. Torsi testis yang terjadi ketika testis mengalami putaran yang tiba-ti...

Solusi Penanganan untuk Mengobati Infeksi Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang mudah ditularkan oleh pasangan dan disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Penyakit ini dapat menyebabkan pertumbuhan kutil pada alat kelamin, anus, dan sekitar daerah dubur. Kutil kelamin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, dan bahkan dapat menyebabkan perdarahan pada saat melakukan hubungan intim. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi penyakit ini secepat mungkin. Berikut adalah beberapa cara mengatasi penyakit kutil kelamin: Konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin Ketika mengalami gejala kutil kelamin , sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit dan kelamin. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan diagnosa dan memberikan penanganan kutil kelamin yang tepat. Penanganan dengan resep penawar Obat seperti krim atau solusi asam salisilat, podofilokos, atau imiquimod dapat digunakan untuk menghilangkan kutil kelamin. Namun, penggunaan resep penawar ini harus dil...

Mr P Kemerahan Pertanda Apa? Baca Lengkapnya Disini

Penis kemerahan dapat menjadi masalah yang sangat mengganggu bagi pria. Tidak hanya karena menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan kesehatan seksual.  Ada beberapa penyebab yang dapat menyebabkan penis kemerahan, dan cara mengatasinya tergantung pada penyebabnya. Dalam artikel ini, akan dijelaskan secara mendetail tentang penyebab Mr P kemerahan dan cara mengatasinya. Penyebab Penis Kemerahan Infeksi jamur pada Mr P dapat menyebabkan kemerahan, gatal, dan iritasi. Infeksi jamur biasanya terjadi pada kulit yang lembap dan hangat, seperti pada lipatan kulit Mr P. Balanitis adalah peradangan pada kepala penis dan kulit yang menutupi kepalanya. Ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur. Dermatitis kontak terjadi ketika kulit Mr P terkena bahan kimia yang menyebabkan iritasi atau alergi, seperti sabun atau krim. Psoriasis adalah kondisi autoimun yang menyebabkan kulit mengalami peradangan dan pengelupasan. Jika terjadi di...